![]() |
| Sperma normal/hidup |
Semakin hari jumlah penderita Necrospermia terus mengalami peningkatan. Necrospermia adalah keadaan dimana pria memiliki sperma abnormal atau bahkan semua spermanya terdiagnosa mati. Jika pria menghasilkan 40% atau lebih sperma yang mati dalam sekali ejakulasi maka bisa dikatakan pria tersebut mengalami necrospermia.
Ada beberapa penyebab necrospermia, namun beberapa
diantaranya adalah penyebab yang sering banyak diabaikan. Beberapa penyebab
tersebut kadang terlihat sepele , tetapi ternyata sangat fatal dan berdampak
buruk. Kenali penyebab necrospermia yang antara lain adalah :
Radiasi Ponsel
Lagi-lagi radiasi ponsel tercatat sebagai penyebab
beberapa gangguan kesehatan yang tidak bisa diabaikan. Selain berdampak buruk
bagi otak, radiasi ponsel ternyata adalah salah satu penyebab necrospermia. Kita
sering kali mendengar larangan untuk tidak menaruh ponsel di saku celana,
ternyata larangan ini sangat benar sekali. Suara dering telepom yang ada di
saku celana bisa menjadi ancaman berbahaya bagi sel sperma. Hal ini telah
terbukti dari hasil studi yang membenarkan adanya bahaya yang dihasilkan oleh
radiasi ponsel bagi kualitas sperma
Studi terbaru mengenai efek radiasi ponsel telah
dilakukan oleh peneliti dari Turki, yang mana menggunakan subjek “sel spema
manusia” di dalam cawan dan kemudian diberi paparan radiasi ponsel kurang lebih
selama satu jam. Hasilnya, paparan tersebut menyebabkan spera menjadi abnormal.
Laptop
Ternyata laptop juga menjadi pemicu Necrospermia,
atau faktor penyebab terganggunya sistem reproduksi pria. Para peneliti di State
University of New York mengemukakan jika ada korelasi langsung antara pengguna
laptop dan kenaikan suhu pada area scrotum. Banyak sekali diantara mereka
(pria) yang menggunakan laptopnya dengan cara dipangku, kebiasaan ini di cap
sebagai kebiasaan buruk yang mesti di hindari. Para peneliti dalam studi “Fertility
and Sterility” telah membuktikan bahwa pemanasan scrotum lebih dari 1,8 derajat
sudah sangat cukup mengakibatkan kerusakan sperma.
Celana Dalam
yang Terlalu Ketat
Meskipun dampaknya tidak terlalu signifikan, namun
pria yang sering memakai celana dalam ketat lebih berpotensi mengalami
necrospermia. Dr. Wharton mengatakan jika “Boxer lebih aman ketimbang celana
dalam” . karena semakin sempit celana yang dikenakan, akan semakin sempit pula
lingkungan yang memberi kesempatan untuk memproduksi sperma
Rokok dan Minuman Beralkohol
Dr. Potter menjelaskan bahwa rokok, narkoba, dan
ganja dapat merusak fungsi seksual. Untuk itu di anjurkan untuk tidak
mengonsumsinya demi menjaga kualitas sperma.
Suhu yang
Terlalu Panas
Menurut Hal Danzer, MD, seorang spesialis masalah
kesuburan asal Los Angeles, jika temperatur Testis naik hingga 98 derajat, maka
dapat menghentikan produksi sperma. Salah satu hal yang dapat menyebabkan suhu
testis naik adalah berendam dalam air panas. Selain itu, kekurangan
oksigen juga dapat menyebabkan Necrospermia
Setelah mengetahui penyebabnya, anda juga harus
memahami gejalanya. Gejalanya adalah sperma berwarna kuning atau berlumpur. Hal
ini menandakan jika pria sedang menderita Necrospermia. Gejala klinis pada
setiap penderita memang berbeda-beda, bahkan ada diantara mereka yang tidak
mengalami gejala klinis.
Beberapa hal diatas memang terdengar sepele, namun telah
kita ketahui jika dampaknya cukup berbahaya, untuk itu cobalah hindari hal-hal
yang dapat membuat anda (pria) mengalami Necrospermia. Kenali pula gejala Necrospermia.
Jangan lupa periksakan atau konsultasikan ke dokter jika anda mengalami hal-hal
yang sekiranya mirip dengan gejala Necrospermia.


0 comments:
Post a Comment