Friday, 12 May 2017

Kopi Sehat
Secangkir kopi di pagi hari sepertinya sudah menjadi ritual rutin bagi sebagian masyarakat.
Sebenarnya banyak penelitian yang membuktikan jika kafein dalam kopi mempunyai banyak manfaat kesehatan bagi orang yang meminumnya, mulai dari melawan depresi pada wanita, meminimalisir risiko stroke, mengurangi risiko serangan jantung, diabetes tipe dua, dan masih banyak lagi.

Akan tetapi, si sisi lain ternyata kafein juga dapat memicu perasaan takut berlebihan, magh, dan pastinya memicu menopause lebih awal. Maka, sebagai penikmat kopi, kita harus pintar-pintar dalam minum kopi agar manfaatnya banyak dirasakan oleh tubuh.
Sebenarnya setiap orang mempunyai takaran yang baik dalam meminum kopi, beda orang beda takaran. Mengapa demikian? Mari simak penjelasannya.

Ukuran Pinggang.
Ukuran pinggang dapat dijadikan acuan seberapa banyak kopi yang dapat di konsumsi oleh seseorang.  Secangkir black coffee dapat mengecilkan ukuran pinggang, berbeda dengan coffe late. Karena secangkir black coffee mengandung 160 kalori, sedangkan caffe late mengandung sekitar 170 kalori. Jadi perhatikan jenis kopi yang akan kalian konsumsi agar manfaat kesehatannya dapat  dirasakan.

Jantung
Dr. Graham seorang konsultan Cardiology mengatakan bahwa secangkir kopi dapat meningkatkan detak jantung hingga 100detak/menit, sekaligus dapat mempersempit pembuluh arteri. Maka dari itu, bagi mereka yang mempunyai riwayat sakit jantung tidak dianjurkan meminum kopi instan karena kandungan potasiumnya sangat berbahaya. Dan untuk mereka yang sehat, hal itu tidak berbahaya justeru dapat meningkatkan mood

Selain memperhatikan hal-hal di atas, alangkah baiknya kita  harus mengetahui kapan waktu terbaik untuk minum kopi. Para ilmuan mengatakan bahwa waktu terbaik untuk minum kopi adalah antara pukul 09.30 hingga 11.30. mengapa demikian???? Karena kafein berinteraksi dengan hormon di dalam tubuh, yaitu hormon kortisol. Hal tersebut yang akan membantu meregulasi jam internal tubuh serta meningkatkan kewaspadaan.
Neuroscientist di Uniformed Services University of the Health Sciences di Maryland, Steven Miller juga mengatakan bahwa waktu terbaik minum kopi adalah setelah hormon kortisol melewati masa puncaknya, yaitu diatas pukul 09.00

Lalu bagaimana cara memulai mengonsumsi kopi yang sehat? Berikut akan saya paparkan tips minum kopi yang sehat

Berhenti mengonsumsi kopi instan
Kopi instan (sachet ataupun ready to drink) merupakan perasa kopi, atau lebih jelasnya adalah minuman rasa kopi, bukan kopi yang sesungguhnya. Mengonsumsi minuman jenis ini sama saja mengonsumsi buatan pabrik yang sangat tidak baik apabila dikonsumsi dalam jumlah banyak.

Cari Tahu Wujud Biji Kopi yang Kalian Konsumsi
Seringkali kita membeli kopi yang sudah dalam bentuk bubuk. Kita tidak pernah tahu wujud biji kopi yang akan kita konsumsi. Terlebih harga kopi bubuk yang kita beli di pasar atau di warung terbilang jauh lebih murah bila di bandingkan dengan harga kopi di kedai Specialty atau roastery. Apa kalian pernah bertanya-tanya mengapa harga kopi di pasaran lebih murah? Ada beberapa sumber yang mengatakan jika kopi di pasar di campur dengan jagung, ada pula yang mengatakan kopi digiling bersama beras dan buah pinang. Maka dari itu agar kopi yang kita konsumsi benar-benar sehat, alangkah baiknya kita mengetahui wujud biji kopi yang nantinya akan kita konsumsi.
                     
Selalu Konsumsi Kopi Segar
Sebelum mengonsumsinya, alangkah baiknya perhatikan tanggal roasting di kemasannya. Kopi yang baik sebaiknya tidak dibiarkan lebih dari 2 minggu.


Cara di atas merupakan langkah awal untuk mengonsumsi kopi sehat. Jika di baca memang nampak merepotkan. Tapi sebagai penikmat kopi kita harus pandai-pandai memilih kopi yang benar-benar higienis dan layak konsumsi. Ingat ya, banyak minum kopi tidak baik untuk kesehatan.

0 comments:

Post a Comment

Sidebar Ads

BTemplates.com

Powered by Blogger.

Search This Blog

International

Auto News

Entertainment

About Me

Fun & Fashion

Popular Post

Blog Archive